8 Jurusan Kuliah yang Tidak Ada Bahasa Inggris sebagai Referensi

Masih banyak yang beranggapan bahwa bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang penting dikuasai dalam dunia pendidikan. Namun, tahukah kamu bahwa ada beberapa jurusan kuliah yang tidak melibatkan bahasa Inggris sebagai referensi utama? Meskipun demikian, jurusan-jurusan tersebut tetap menawarkan prospek karir yang menjanjikan. Berikut ini adalah 8 jurusan kuliah yang tidak ada bahasa Inggris sebagai referensi.

1. Keperawatan

Jurusan keperawatan adalah salah satu jurusan yang tidak membutuhkan bahasa Inggris sebagai referensi utama. Meskipun ada beberapa istilah medis dalam bahasa Inggris yang harus dipahami, sebagian besar materi kuliah tetap disampaikan dalam bahasa Indonesia. Jurusan ini menawarkan prospek karir yang luas, seperti menjadi perawat di rumah sakit, klinik, atau bahkan bekerja di luar negeri.

2. Farmasi

Bagi kamu yang tertarik dengan bidang kesehatan dan obat-obatan, jurusan farmasi bisa menjadi pilihan yang tepat. Jurusan ini tidak membutuhkan bahasa Inggris sebagai referensi utama, karena materi kuliahnya lebih fokus pada ilmu kimia dan farmasi. Lulusan farmasi dapat bekerja di apotek, industri farmasi, atau bahkan menjadi peneliti di bidang farmasi.

3. Hukum

Jurusan hukum adalah salah satu jurusan yang tidak terlalu menekankan bahasa Inggris sebagai referensi utama. Meskipun ada beberapa istilah hukum dalam bahasa Inggris yang harus dipahami, sebagian besar materi kuliah tetap disampaikan dalam bahasa Indonesia. Lulusan hukum dapat bekerja sebagai pengacara, jaksa, notaris, atau bahkan menjadi dosen hukum.

4. Pertanian

Jurusan pertanian adalah salah satu jurusan yang tidak membutuhkan bahasa Inggris sebagai referensi utama. Jurusan ini lebih fokus pada ilmu pertanian, seperti budidaya tanaman, peternakan, dan teknik pertanian. Lulusan pertanian dapat bekerja sebagai petani, peneliti pertanian, atau bahkan menjadi pengusaha di bidang pertanian.

5. Psikologi

Jurusan psikologi adalah salah satu jurusan yang tidak terlalu bergantung pada bahasa Inggris. Meskipun ada beberapa teori psikologi yang ditulis dalam bahasa Inggris, sebagian besar materi kuliah tetap disampaikan dalam bahasa Indonesia. Jurusan ini menawarkan prospek karir yang luas, seperti menjadi psikolog klinis, psikolog pendidikan, atau bahkan menjadi peneliti di bidang psikologi.

6. Akuntansi

Jurusan akuntansi adalah salah satu jurusan yang tidak membutuhkan bahasa Inggris sebagai referensi utama. Materi kuliah pada jurusan ini lebih fokus pada akuntansi keuangan, manajemen keuangan, dan audit. Lulusan akuntansi dapat bekerja sebagai akuntan di perusahaan, kantor akuntan publik, atau bahkan menjadi konsultan keuangan.

7. Teknik Sipil

Jurusan teknik sipil adalah salah satu jurusan yang tidak terlalu melibatkan bahasa Inggris sebagai referensi utama. Materi kuliah pada jurusan ini lebih fokus pada teknik konstruksi, perencanaan, dan pengelolaan proyek. Lulusan teknik sipil dapat bekerja sebagai insinyur sipil di perusahaan konstruksi, konsultan teknik, atau bahkan menjadi pengusaha di bidang konstruksi.

8. Teknik Elektro

Jurusan teknik elektro adalah salah satu jurusan yang tidak membutuhkan bahasa Inggris sebagai referensi utama. Jurusan ini lebih fokus pada ilmu teknik listrik, elektronika, dan telekomunikasi. Lulusan teknik elektro dapat bekerja di berbagai industri, seperti industri telekomunikasi, manufaktur elektronik, atau bahkan menjadi peneliti di bidang teknologi.

Kesimpulan

Meskipun bahasa Inggris penting dalam dunia global, terdapat beberapa jurusan kuliah yang tidak membutuhkan bahasa Inggris sebagai referensi utama. Jurusan-jurusan tersebut tetap menawarkan prospek karir yang menjanjikan dan dapat menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang memiliki minat dan bakat di bidang-bidang tersebut. Pilih jurusan yang sesuai dengan minatmu dan perhatikan prospek karir yang ditawarkan untuk memastikan masa depan yang cerah dalam dunia kerja. Selamat memilih jurusan kuliah yang tepat!

Updated: Oktober 4, 2023 — 10:35 pm